Mengenal Affiliate Marketing dan 3 Macam Komisi di dunia Affiliate Marketing

Artikel kali ini saya mau menulis tentang affiliate marketing. Affiliate marketing salah satu favorit saya untuk mendapatkan penghasilan dari internet. Banyak mastah IM yang merekomendasikan affiliate marketing.

Setelah mempelajari tentang affiliate marketing, saya akhirnya mengerti mengapa para mastah merekomendasikannya. Sumber penghasilan online satu ini sangat cocok untuk pemula yang baru terjun di dunia internet marketing.

Mengenal Affiliate Marketing dan 3 Macam Komisi di dunia Affiliate Marketing

Affiliate marketing yaitu cara memasarkan produk milik orang lain. Peran anda adalah sebagai perantara antara pemilik produk dan calon konsumen. Tugas anda sebagai affiliate marketer (sebutan untuk pelaku affiliate marketing) hanyalah fokus di promosi saja.

Anda tidak perlu melakukan hal-hal di bawah ini :

  1. Membuat produk,
  2. Memikirkan after sales,
  3. Mengurus pengiriman produk,
  4. Memikirkan proses pengiriman barang,
  5. Memikirkan proses pembayaran.

Semuanya yang mengerjakan adalah vendor (pemilik poduk). Tugas anda adalah bagaimana caranya mengirimkan pengunjung tertarget ke website replikasi anda. Selanjutnya biarkan surat penjualan di website tersebut yang bekerja untuk mengubah pengunjung yang anda kirim menjadi pembeli.

Website replika mirip seperti website utama namun ada kode unik yang digunakan vendor untuk mengetahui penjualan berasal dari affiliate marketer yang mana. Sehingga vendor tidak keliru saat memberikan komisi. Untuk itu pastikan sebelum promosi, website replika mengandung kode unik milik anda. Jangan sampai keliru kalau tidak mau rugi kedepannya.

Contoh website replikasi dewaweb adalah https://client.dewaweb.com/aff.php?aff=4081. 4081 adalah kode unik milik saya. Jika ada yang pesan domain dan hosting melalui link di atas, maka saya akan mendapatkan komisi.

Macam-Macam Affiliate Marketing Berdasarkan Komisi

Pay Per Sale (PPS)

Sesuai namanya, anda akan mendapatkan komisi jika terjadi penjualan. Banyak vendor yang membutuhkan tenaga affiliate untuk mempromosikan produk mereka. Jika anda tertarik dengan model affiliate ini, anda bisa mencoba daftar sebagai affiliate di affiliate network terkenal seperti JVZoo jika anda menargetkan pasar luar negeri dan yang lokal ada Ratakan serta Idaff. Ketiganya lebih dominan produk digital.

Ada satu lagi affiliate network yang pernah menjadi favorit affiliate marketer dalam meraup penghasilan dari internet yaitu Clickbank. Saat masih booming, banyak yang jualan panduan dan tools yang berhubungan dengan Clickbank. Saat ini sudah banyak yang meninggalkan Clickbank. Ada yang beralih ke JVZoo dan ada yang memilih mencoba CPA.

Jika anda ingin menjual produk fisik untuk pasar luar anda bisa mencoba Amazon dan untuk lokal anda bisa mencoba Lazada. Komisi Amazon antara 4-8% per penjualan sedangkan Lazada komisinya hingga 10%.

Cost Per Action (CPA)

CPA merupakan favorit bagi affiliate marketer yang sudah mahir di bidang affiliate marketing. Anda akan mendapatkan komisi tergantung action tertentu. Komisinya bisa antara 0,01 dollar sampai 50 dollar tergantung tingkat kesulitan syarat penyelesaiannya. Contohnya pendaftaran email lebih kecil komisinya dibandingkan dengan informasi kartu kredit.

Untuk bisa mendapatkan penghasilan dari CPA, anda harus terdaftar dulu di CPA Network. Beberapa diantaranya Peerfly, Maxbounty, Neverblue, CPAGrip dan untuk lokal ada Indo CPA dan SharePop.

Berdasarkan pengalaman saya Peerfly paling mudah pendaftarannya untuk pemula. Untuk yang lokal anda bisa coba SharePop, soalnya ada grup facebook khusus untuk Indonesia publisher.

Pay Per Click (PPC)

Anda akan mendapatkan komisi dari klik iklan yang dilakukan oleh pengunjung website atau blog anda. Program periklanan berbasis ppc yang terkenal yaitu google adsense. Google adsense masih menjadi sumber penghasilan favorit bagi blogger Indonesia.

Banyak yang sudah meraup keuntungan ratusan bahkan ribuan dollar dari menjadi penerbit iklan adsense (publisher adsense). Per kliknya bisa dihargai antara 0,01 – 5 dollar. Tergantung dari bid yang dilakukan pengiklan dan target pengunjung anda.

Di Indonesia sebenarnya ada beberapa ppc lokal yang sempat populer seperti KlikSaya, AdsenseCamp, dan KumpulBlogger. Sayangnya, sejak Adsense menerima blog berbahasa Indonesia, ketiganya tenggelam perlahan, malah KlikSaya sudah hilang dari peredaran.

Apalagi iklan yang ditayangkan ppc lokal terbatas pada tema kesehatan dan peluang bisnis. Google adsense masih  dipandang lebih menjanjikan dibandingkan ppc lokal. Tidak heran banyak yang berusaha keras agar diterima sebagai publisher adsense.

Sebenarnya masih ada lagi tipe affiliate marketing diantaranya CPI  (Cost Per Instal) dan PPL (Pay Per Lead).

Kalau ngomongin CPI, saya ingat dulu pernah beli panduannya. Harganya lebih mahal untuk kategori produk digital pada masa itu. Panduannya langung praktek tanpa banyak teori. Namun saya memilih tidak mencoba karena caranya menggunakan teknik BlackHat (Topi Hitam). Apa itu BlackHat bisa dicari di google.

Untuk PPL sendiri saya teringat IM luar kalau tidak salah namanya Russell Brunson pernah mengadakan kontes jenis PPL. Beliau memberikan 1 dollar tiap orang yang anda ajak untuk mendownload ebook gratis beliau.

Kalau anda berminat terjun di dunia affiliate, silakan anda bisa memilih sesuai dengan minat anda. Pilih satu saja dulu. Seperti saya yang memilih PPS. Kalau sudah konsisten penghasilannya, anda bisa mencoba tipe affiliate lainnya.

Jika anda ingin menambahkan seputar topik di atas atau punya pengalaman menjalankan salah satu tipe affiliate marketing di atas, boleh share dikolom komentar.

4 thoughts on “Mengenal Affiliate Marketing dan 3 Macam Komisi di dunia Affiliate Marketing

    1. Sama-sama
      Sukses selalu mas Deni

  1. Good day my good friend! I need to declare that this particular blog post can be awesome, nice authored and are avalable having approximately valuable infos. I’m going to peer more content like this .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *